Bunker Kaliadem, Saksi Bisu Keganasan Lahar Gunung Merapi

Friday, April 28th, 2017 - Jogja, Wisata Alam

Bunker Kaliadem, Saksi Bisu Keganasan Lahar Gunung Merapi – Sahabat Traveleres, pada kesempatan kali ini Berakhir Pekan akan share informasi mengenai destinasi unik di sekitar Gunung Merapi. Tepatnya Bunker atau tempat perlindungan dari lahar panas Gunung Merapi di Kaliadem.

Kaliadem adalah sebuah lokasi wisata yang memungkinkan Anda untuk melihat keindahan Gunung Merapi dan jejak ganasnya letusan gunung merapi pada tahun 2006 lalu. Kaliadem terletak di desa Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, Yogyakarta, Indonesia, ± 25 – 30 km utara Kota Yogyakarta. Kawasan ini dikenal dengan udaranya yang sejuk dan memiliki banyak keindahan dan keunikan alam.

Keberadaan Gunung Merapi dengan fenomena vulkaniknya, morfologi gunung dan lembahnya, hutan alam dengan keanekaragaman flora dan fauna serta kondisi sosial budaya yang unik merupakan potensi yang sangat besar untuk kegiatan wisata alam. Kali Adem pasca meletusnya Gunung Merapi adalah bunker maut yang terletak di daerah Bebeng. Menurut para pemandu disini, hawa panas di dalam bunker belum sepenuhnya hilang.

Pemandangan disana yang dipenuhi dengan warna hitam, putih, coklat, dan abu-abu. Dedaunan dan pepohonan di sekitar tempat itu kering dan hangus, merupakan salah satu bukti betapa panasnya material yang menghancurkan kawasan tersebut. Tetapi setelah lebih dari sebulan, rumput tampak telah mulai tumbuh kembali. Hijaunya rumput cukup memberi harapan di tengah rimbunnya pepohonan kering. Daerah wisata yang kemudian dikenal dengan wisata lava ini akan dibuka untuk 3 bulan, paling tidak sebelum musim hujan mulai. Karena turunnya hujan bisa saja membawa dampak lain bagi kawasan ini.

Untuk menggambarkan kedahsayatan merapi kala itu mari kita simak penggalan berita berikut ini:

Setelah tertimbun selama tiga tahun oleh material Merapi setebal empat meter, bunker atau lubang perlindungan bawah tanah yang berada di Dusun Kaliadem, Desa Kepuharjo, Cangkringan berhasil digali. Menurut Kepala Desa Kepuharjo, Heri Suprapto, proses penggalian dan pencarian lokasi bunker ini terhitung cukup sulit. Wajar saja, sejumlah tanda yang bisa menjadi petunjuk keberadaan bunker ikut hilang bersamaan dengan terjangan awan panas pada 2010 silam. “Totalnya membutuhkan waktu selama dua hari untuk merekonstruksi jalan, dan selama 54 jam untuk melakukan pengerukan menggunakan alat berat,” jelas Heri, ketika ditemui di ruangan kerjanya pada Kamis (14/3/2013). Jalan yang menuju ke lokasi bunker ini memang sudah tertimbun material merapi setebal 1,5 meter. Sementara bunker sendiri terkubur material setebal empat meter di bagian depan, dan material setebal 1,5 meter di bagian tubuh bunker. Menurut rencana, bunker tersebut ke depannya akan dimanfaatkan untuk tujuan pariwisata. Pemerintahan desa dan warga setempat yang akan mengelola objyek wisata menarik ini. Bagaimana tidak, bunker yang pernah memakan dua korban dua orang relawan ini, menyimpan begitu banyak jejak kedahsyatan erupsi Merapi. Semisal pintu baja setebal 15 cm yang sudah berkarat, ruangan bunker yang relatif masih utuh meskipun terisi material merapi, serta bekas lapisan material merapi yang menimbun bunker. “Ada dua lapisan, paling dasar setebal satu meter itu lapisan abu Merapi, di bagian atasnya berupa material pasir dan batu,” imbuhnya. Berikut merupakan kondisi bunker di kaliadem yang sudah berhasil digali. Dalam waktu dekat ini, warga setempat akan segera membersihkan bagian dalam bunker.

Fungsi Bunker Kaliadem

Fungsi bunker adalah sebagai tempat berlindung, bersembunyi dan menyelamatkan diri. Bunker Merapi Kaliadem yang sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda ini sedianya juga dibangun untuk keperluan penyelamatan dari letusan Gunung Berapi. Sayangnya, bunker Kaliadem nggak berfungsi sama sekali saat Gunung Merapi meletus tahun 2006. Dua relawan yang berlindung dari awan panas alias wedus gembel ditemukan tewas di dalam bunker. Para wisatawan boleh masuk ke dalam bunker. Di depan bunker terdapat pintu besi yang bisa didorong bila ingin masuk. Di dalam Bunker Kaliadem ada satu ruang lapang, mungkin seukuran ruang seminar kecil. Bentuknya setengah lingkaran, Di sana-sini tampak bekas lahar yang sudah menjadi batu. Tidak ada penerangan uuntuk bunker ini kecuali sedikit cahaya. Ingin tahu di mana dua orang tewas dalam bunker? Yakni dalam sebuah toilet sempit, dan kadang menurut cerita orang setempat, pada sore hari ada suara tangisan misterius. Kendati kisah-kisah tentang Bunker Kaliadem cukup mengharubiru, namun jangan lupa, pemandangan di sekitar bunker sangat istimewa. Lebih-lebih bila cuaca terang, kita bisa melihat awan berarakan di langit. Di kejauhan Merapi berdiri kokoh.di sekitar sini beberapa warung menjajakan jajanan dan minuman khas merapi.

Akses untuk sampai ke Kaliadem

Dari Yogyakarta berjarak sekitar 35 km ke arah utara menuju Kaliadem. Sampai saat ini belum ada transportasi umum untuk menuju ke tempat ini. Untuk itu disarankan untuk meggunakan kendaraan pribadi atau memakai jasa rental mobil untuk mengunjungi tempat ini sehingga dapat selain mengunjungi lava tour juga dapat menikmati obyek-obyek lainhya dengan mudah. Wilayah Kaliadem telah ramai oleh warung-warung yang menjual makanan dan minuman ringan serta aneka souvenir bagi pengunjung. Apabila wisatawan berniat ingin bermalam di kawasan lereng Merapi maka dapat mencari penginapan murah di Kaliurang yang terletak di sebelah Barat Kaliadem. Ditempat tersebut juga banyak tersedia warung makan penjaja kuliner khas Kaliurang yaitu sate kelinci, Jadah dan tempe bacem. Tak jauh dari tempat tersebut terdapat beberapa obyek wisata menari seperti : Tlogo Putri, Taman Kaliurang dan Gardu Pandang Merapi.

Untuk mengunjungi destinasi bekas amukan lava Gunung Merapi, kita bisa mengikuti lava tour. Dengan membayar mulai Rp. 350 ribu per jeep, 1 jeep berisi 5 dewasa, kita udah bisa merasakan serunya off road ke Merapi. 1,5 jam kami mengelilingi Merapi. Ke batu alien, museum ini omahku merupakan saksi bisu kehebatan Merapi. Yang pasti Merapi menawarkan pemandangan alam yang luar biasa.

Lokasi Wisata Bunker Kaliadem

  • Dusun: Kaliadem
  • Desa/Kelurahan: Kepuharjo
  • Kecamatan: Cangkringan
  • Kab/Kota: Sleman
  • Provinsi: Jogjakarta

Lokasinya dalam Google Maps DISINI

Video Suasana Wisata Bunker Kaliadem

Demikianlah artikel mengenai Bunker Kaliadem, Saksi Bisu Keganasan Lahar Gunung Merapi semoga artikel ini dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi kita semua.[bp]

Tags:

bunker kaliadem ,bunker merapi ,bunker ,bunker gunung merapi ,Kisah bunker ,kondisi bunker saat ini ,lokasi bunker ,penggalian bunker kaliadem ,ada batu di bunker jogja ,penginapan kaliadem merapi
Bunker Kaliadem, Saksi Bisu Keganasan Lahar Gunung Merapi | Daeng Bolang | 4.5
Leave a Reply
IBX5981A64F736A4